1c022983

Panduan Menghitung Kapasitas Pendinginan Lemari Display Minuman Komersial

“Bos, model dengan kapasitas pendinginan 300W ini sudah cukup untuk Anda!” “Pilih yang 500W saja—lebih cepat dingin di musim panas!” Saat membeli lemari pajangan minuman, apakah Anda selalu bingung dengan “istilah teknis” para penjual? Pilih yang terlalu kecil, dan minuman tidak akan dingin dengan sempurna di musim panas, sehingga pelanggan akan menjauh. Pilih yang terlalu besar, dan tagihan listrik Anda akan meroket—pemborosan uang belaka.

Berbagai lemari pajangan kecil dan lemari minuman besar 3 pintu

Hari ini kita akan membahas rumus untuk menghitung kapasitas pendinginan lemari pajangan minuman. Tidak perlu memahami prinsip-prinsip yang rumit—cukup ikuti rumus dan contoh langkah demi langkah. Bahkan pemula pun dapat mencocokkan kebutuhan mereka dengan tepat.

I. Pertama, pahami: Mengapa Anda Harus Menghitung Kapasitas Pendinginan Secara Akurat?

Kapasitas pendinginan mewakili "daya pendinginan" lemari pajangan, yang biasanya diukur dalam watt (W) atau kilokalori per jam (kkal/jam), di mana 1 kkal/jam ≈ 1,163 W. Perhitungan yang akurat memiliki dua tujuan utama:

  • Hindari "pemborosan": Misalnya, di musim panas ketika pintu toko swalayan sering dibuka, kapasitas pendinginan yang tidak memadai mencegah lemari pendingin mencapai suhu optimal 3-8°C (suhu ideal untuk menjaga kesegaran minuman). Minuman berkarbonasi kehilangan gelembungnya, jus mudah basi, dan akhirnya Anda kehilangan uang.
  • Hindari "pemborosan": Sebuah toko seluas 20㎡ yang membeli lemari pajangan berkapasitas tinggi 500W secara tidak perlu akan membuang 2-3 kWh ekstra setiap hari, menambah ratusan biaya listrik tahunan—benar-benar tidak perlu.

Kesimpulan utama: Kapasitas pendinginan yang lebih tinggi tidak selalu lebih baik—ini tentang "menyesuaikan dengan permintaan." Fokus pada tiga variabel inti: volume lemari pajangan, lingkungan pengoperasian, dan frekuensi pembukaan pintu.

II. Rumus Inti: 3 Langkah untuk Menghitung Kapasitas Pendinginan yang Tepat (Bahkan Pemula Pun Bisa Menguasainya)

Tidak perlu menghafal prinsip-prinsip termodinamika yang rumit—cukup ingat rumus praktis ini: Kapasitas Pendinginan (W) = Volume Lemari Display (L) × Kepadatan Minuman (kg/L) × Kapasitas Panas Spesifik (kJ/kg·℃) × Perbedaan Suhu (℃) ÷ Waktu Pendinginan (jam) ÷ 1000 × Faktor Koreksi

Mari kita uraikan setiap parameter langkah demi langkah, menggunakan "lemari pajangan toko serba ada 1000L" sebagai contoh:

1. Parameter Tetap (Terapkan langsung, tidak perlu perubahan)

Nama Parameter

Rentang Nilai

Deskripsi (Bahasa Awam)

Kepadatan Minuman (kg/L)

0,9–1,0

Minuman dalam botol (cola, air mineral) umumnya termasuk dalam kisaran ini; gunakan nilai tengah 0,95.

Kapasitas Panas Spesifik (kJ/kg·℃)

3.8-4.2

Sederhananya, ini mewakili "panas yang dibutuhkan untuk menaikkan/menurunkan suhu minuman." Untuk minuman dalam botol, 4,0 adalah nilai yang paling akurat.

Waktu pendinginan (jam)

2-4

Waktu pendinginan dari suhu ruangan hingga 3-8°C: 2 jam untuk minimarket (pintu sering dibuka membutuhkan pendinginan cepat), 3-4 jam untuk supermarket.

2. Parameter Variabel (Isi berdasarkan situasi aktual Anda)

  • Volume Lemari Pajangan (L): Ini adalah 'kapasitas' yang tertera pada label pabrikan, misalnya, 1000L, 600L. Cukup salin nilai yang tertera.
  • Selisih Suhu (°C): Suhu Lingkungan – Suhu Target. Misalkan suhu ruangan di musim panas adalah 35°C (kasus paling ekstrem), suhu target adalah 5°C (rasa minuman optimal), sehingga selisih suhu = 35 – 5 = 30°C.

3. Substitusikan ke dalam rumus perhitungan (menggunakan lemari pajangan toko swalayan 1000L sebagai contoh)

Kapasitas pendinginan (W) = 1000L × 0,95kg/L × 4,0kJ/kg·℃ × 30℃ ÷ 2 jam ÷ 1000 × 1,2 (faktor koreksi) Perhitungan langkah demi langkah: ① 1000 × 0,95 = 950kg (Berat total minuman di dalam lemari) ② 950 × 4,0 × 30 = 114.000 kJ (Total panas yang dibutuhkan untuk mendinginkan semua minuman) ③ 114.000 ÷ 2 = 57.000 kJ/jam (Kapasitas pendinginan yang dibutuhkan per jam) ④ 57.000 ÷ 1000 = 570 W (Kapasitas pendinginan dasar) ⑤ 570 × 1,2 = 684W (Kapasitas pendinginan akhir; faktor koreksi akan dijelaskan kemudian)

Kesimpulan: Untuk lemari pajangan toko serba ada berkapasitas 1000L ini, pada musim panas dibutuhkan kapasitas pendinginan sekitar 700W. 600W sedikit kurang, sedangkan 800W sedikit berlebihan tetapi lebih andal.

III. Suplemen Utama: Bagaimana Menentukan Faktor Koreksi?

Angka “1.2” di atas bukan ditambahkan secara sembarangan; angka tersebut disesuaikan berdasarkan skenario penggunaan aktual. Situasi yang berbeda sesuai dengan koefisien yang berbeda. Pilih langsung berdasarkan hal berikut:

  • Faktor koreksi 1,0-1,1: Lemari pajangan supermarket (frekuensi pembukaan pintu rendah ≤20 kali sehari), lingkungan dalam ruangan ber-AC (suhu sekitar ≤28°C), model pendingin langsung (isolasi yang baik).
  • Faktor koreksi 1,2–1,3: Toko serba ada/toko kecil (pintu sering dibuka ≥50 kali sehari), lingkungan tanpa pendingin udara (suhu sekitar ≥32°C), model berpendingin udara (rentan terhadap kehilangan udara dingin).
  • Faktor koreksi 1,4–1,5: Daerah bersuhu tinggi (suhu lingkungan musim panas ≥38°C), kios terbuka (sinar matahari langsung), lemari pajangan di dekat sumber panas (misalnya, berdekatan dengan oven atau pemanas).

IV. Tabel Perbandingan Pemilihan Model untuk Berbagai Skenario

Skenario Penggunaan

Volume Lemari Pajangan (L)

Kapasitas Pendinginan yang Direkomendasikan (W)

Catatan

Toko kelontong di lingkungan sekitar (tanpa AC)

300-500

300-450

Frekuensi pembukaan sedang; model berpendingin udara menawarkan ketenangan pikiran yang lebih besar.

Toko serba ada (lalu lintas pejalan kaki tinggi)

600-1000

600-750

Prioritaskan model dengan mode hemat energi untuk mengurangi biaya listrik.

Bagian minuman di supermarket (ber-AC)

1000-2000

700-1200

Model multi-pintu memungkinkan kontrol suhu spesifik zona untuk efisiensi energi yang lebih besar.

Kios Luar Ruangan (Area Suhu Tinggi)

200-400

350-500

Pilih model yang dilengkapi dengan pelindung matahari untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung.

V. Peringatan Jebakan: 2 Trik Umum yang Digunakan oleh Penjual

  1. Hanya mencantumkan “Daya Masukan” tanpa “Kapasitas Pendinginan”: Daya masukan menunjukkan konsumsi listrik lemari pajangan, bukan daya pendinginannya! Misalnya, dengan daya masukan 500W yang sama, merek berkualitas mungkin mencapai kapasitas pendinginan 450W, sedangkan merek yang kurang bagus mungkin hanya mencapai 350W. Selalu minta penjual untuk memberikan “Laporan Uji Kapasitas Pendinginan.”
  2. Menggelembungkan angka kapasitas pendinginan: Misalnya, unit dengan kapasitas pendinginan aktual 600W mungkin diberi label memiliki "kapasitas pendinginan puncak 800W." Nilai puncak mewakili pembacaan sesaat dalam kondisi ekstrem dan tidak dapat dicapai selama operasi normal. Saat memilih, fokuslah hanya pada "kapasitas pendinginan terukur."

Ingat 3 Prinsip Inti

1. Kapasitas lebih besar berarti kapasitas pendinginan lebih tinggi: Setiap peningkatan kapasitas 100L menambah daya pendinginan sekitar 50-80W. 2. Lingkungan yang lebih panas dan seringnya membuka pintu membutuhkan kapasitas ekstra: Tambahkan setidaknya 10% cadangan pada hasil perhitungan. 3. Prioritaskan efisiensi energi Tingkat 1: Untuk kapasitas pendinginan yang sama, efisiensi Tingkat 1 menghemat 1-2 kWh per hari dibandingkan dengan Tingkat 5, sehingga selisih harga pembelian dapat dikembalikan dalam waktu enam bulan.


Waktu posting: 16 Desember 2025 Jumlah dilihat: