1c022983

Prinsip Pemanasan Lemari Kue Komersial dan Penyebab Tidak Adanya Pemanasan

Lemari kue komersial tidak hanya dapat memajang kue tetapi juga memiliki fungsi pengawetan dan pemanasan. Lemari ini dapat mencapai penyimpanan suhu konstan sesuai dengan suhu lingkungan yang berbeda, yang dimungkinkan berkat penggunaan chip pengontrol suhu cerdas.

Lemari kue termostatik kaca

Di pusat perbelanjaan, berbagai jenis lemari kue memiliki metode pemanasan yang berbeda. Sebagian besar menggunakan metode resistansi. Resistansi dapat menaikkan suhu dengan cepat dalam waktu singkat. Untuk mengurangi kehilangan suhu, digunakan desain tertutup, dan suhu dikendalikan oleh pengontrol suhu.

Tentu saja, untuk memastikan suhu di setiap sudut konsisten, terdapat juga kipas di dalam untuk meniup udara panas ke dalam kabinet. Istilah profesional untuk ini adalah sirkulasi panas. Konsumsi dayanya juga dihitung berdasarkan suhu ruangan. Jika suhu ruangan tinggi, konsumsi daya akan rendah, dan sebaliknya.

Selain kontribusi pemanasan resistansi, desain pengawetan panas juga sangat penting. Sama seperti desain tertutup yang disebutkan di atas, panas disimpan melalui pipa aliran panas, dan keuntungannya adalah dapat mengontrol arah suhu secara akurat dan meningkatkan suhu lokal.

Apa penyebab lemari kue tidak panas?

(1)Komponen pemanas internal rusak. Situasi yang paling umum adalah sekering putus.

(2) Pengontrol suhu rusak. Jika pengontrol suhu tidak berfungsi, maka tidak akan terjadi pemanasan.

(3) Catu daya rusak. Situasi ini umumnya jarang terjadi, namun memang ada.

Berapakah pengaturan suhu yang tepat untuk lemari kue?

Suhu normal berkisar antara 20 hingga 25 derajat Celcius. Jika untuk menyimpan kue krim, suhunya berkisar antara 5 hingga 10 derajat Celcius. Untuk kue keju, suhunya berkisar antara 12 hingga 18 derajat Celcius. Suhu spesifik dapat diatur sesuai kebutuhan.


Waktu posting: 30 Desember 2024 Dilihat: